
wanita berinisial (MA) yang diduga sebagai pelaku pembakaran bengkel sekaligus rumah di Pasar Malabar, Tangerang. (dok/hms)
TANGERANG | BERITAOKI.COM | Polisi mengamankan seorang wanita berinisial (MA) yang diduga sebagai pelaku pembakaran bengkel sekaligus rumah di Pasar Malabar, Tangerang, Banten. Insiden yang terjadi Jumat (06/08/2021) lalu itu menewaskan tiga orang.
Tiga orang tewas di antaranya pemilik bengkel bernama (Edy), istrinya bernama (Lilis), dan anaknya bernama (Lionardi). Diketahui, korban Lionardi punya hubungan asmara dengan pelaku.
Kasubbag Humas Polres Metro Tangerang Kota (Kompol. Abdul Rochim) mengatakan aksi pembakaran ini bermula dari pertengkaran pelaku dan Lionardi di depan bengkel.
“Korban Lionardi sempat bertengkar dengan pelaku di depan bengkel milik ayahnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, motif pelaku tega membakar bengkel milik keluarga kekasih dengan bensin, karena tidak direstui menikah oleh orangtua korban.
Berdasarkan hasil pemeriksaan, motif pelaku membakar bengkel milik keluarga kekasihnya itu karena orangtua Lionardi tidak merestui (MA) menikah dengan Lionardi. Padahal pelaku mengaku sudah hamil.
“Hal tersebut dilakukan karena pelaku hamil dan orangtua korban tidak setuju kalau anaknya menikah dengan pelaku,” sambungnya.
Ia menuturkan, pelaku mengancam akan membakar bengkel keluarga korban. Pelaku kemudian pergi dan kembali ke bengkel dengan membawa bungkusan plastik berisi bensin. Pelaku menyiramnya ke bengkel korban dan menyulut api.
“Setelah itu pacar korban pergi dan tidak lama kemudian terdengar ledakan di dalam bengkel dan langsung terjadi kebakaran, sehingga saksi korban dan korban tidak bisa keluar bengkel karena terhalang api yang sudah menyala di lantai bawah,” tuturnya.
Seketika api menghanguskan lantai dasar bengkel. Lionardi bersama dua saudaranya bernama Nando dan Siska berusaha naik ke lantai atas untuk menyelamatkan diri. Namun sayang, Lionardi dan kedua orangtuanya tewas.
“Para saksi korban dan korban naik ke lantai atas untuk menyelamatkan diri, tapi hanya dua saksi korban yang selamat. Sedangkan kedua orangtua saksi korban dan kakak saksi korban meninggal dunia,” tukasnya. (hms/pn)